PRIA DITEMUKAN MENINGGAL DI PONDOK KEBUN, POLISI MASIH SELIDIKI PENYEBABNYA
KARIMUN– Suasana duka menyelimuti sebuah pondok kebun di RT 13 RW 06, Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Selasa (4/8/2026) pagi. Seorang pria berinisial WY (39), warga Desa Tanjung Berlian Barat, Kecamatan Kundur Utara, ditemukan meninggal dunia di lokasi tersebut setelah sempat dinyatakan tidak pulang sejak sehari sebelumnya.
Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh seorang rekannya yang datang ke kebun setelah menerima permintaan dari istri korban untuk membantu mencari keberadaannya.
Sebelumnya, korban diketahui meninggalkan rumah pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB dengan alasan hendak bekerja di kebun. Namun hingga keesokan harinya, korban tak kunjung kembali ke rumah sehingga membuat keluarga khawatir.
Kapolsek Kundur Barat (Kuba) AKP Ridwan Shaleh mengatakan, sebelum penemuan jenazah, istri korban meminta bantuan seorang kerabat untuk mencari keberadaan suaminya.
“Korban meninggalkan rumah pada Senin sekitar pukul 10.00 WIB dengan alasan pergi bekerja di kebun, namun hingga keesokan harinya tidak kembali ke rumah,” ujar AKP Ridwan.
Sekitar pukul 07.20 WIB, saksi mulai melakukan pencarian hingga ke kebun milik korban. Saat tiba di pondok sekitar pukul 07.30 WIB, saksi mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung di dalam pondok.
Menyadari peristiwa tersebut, saksi segera memanggil warga sekitar untuk memastikan kondisi korban sebelum melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Petugas Polsek Kundur Barat tiba di lokasi sekitar pukul 08.20 WIB dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke Puskesmas Kundur Barat untuk dilakukan visum luar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, ditemukan tanda-tanda yang konsisten dengan kematian akibat gantung diri.
“Korban diperkirakan sudah meninggal dunia 8 jam sebelum ditemukan,” kata AKP Ridwan.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya seutas tali nilon berwarna kuning, telepon genggam, tas, dompet, sandal, bungkus rokok, serta sebuah jeriken bekas racun pertanian.
AKP Ridwan mengatakan, hingga saat ini penyidik masih melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi dan melengkapi administrasi penyelidikan guna memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.
“Penyelidikan masih berlangsung. Kami juga berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait penanganan dan penyerahan jenazah,” katanya.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban sebelum proses penyelidikan selesai dilakukan.
Editor by
Rezkha isaska
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0