Berita  

Diduga (Tie Rod) Patah, Truk Pengangkut Kaleng Minuman Hilang Kendali dan Tabrak Pagar Rumah Warga di Jelutung

Karimun – Sebuah truk pengangkut kaleng minuman menabrak pagar rumah warga di kawasan Jelutung RT 02/RW 01, Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat, Rabu (29/4/2026).

Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat kerusakan pada bagian (Tie Rod) kendaraan yang menyebabkan truk hilang kendali hingga menghantam pagar rumah warga di pinggir jalan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pagar rumah warga mengalami kerusakan cukup serius akibat benturan keras dari kendaraan bermuatan tersebut.

Insiden itu sontak mengundang perhatian masyarakat sekitar, sejumlah warga terlihat mendatangi lokasi kejadian dan mengaku geram serta menyayangkan peristiwa tersebut karena dinilai dapat membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.

“Pelajaran! . Dah sering terjadi lori model gini kalau di jalan bawak mcm hantu. Walaupun kejar trip tapi setidaknye pikir keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain” ujar SP, warga setempat yang berada dilokasi kejadian.

Tak hanya dilokasi, kabar ini juga beredar di platform media sosial facebook yang menuai beragam komentar warganet.

“Tadi pagi kami hampir nak dilanggar, padahal hari ni pas 5 tahun kejadian lori air kaleng yg nabrak suami istri meninggal pas bulan puase berape tahun silam. Tak serik-serik juge, entahlah kadang” kata NL geram.

“Gara-gara ngejar target hancur semuenye, padahal disitu ade masjid dan dekat kawasan TPQ (Taman pendidikan Qur’an), anak-anak lalu lalang beraktifitas disitu, seharusnya pelan” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, truk sudah ditangani oleh warga setempat dan pihak terkait yang berada di lokasi kejadian.

Warga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan meminta adanya perhatian serius terhadap keselamatan kendaraan angkutan barang yang melintas di kawasan permukiman.

Selain itu, masyarakat juga menginginkan adanya pemeriksaan rutin terhadap kondisi kendaraan, khususnya truk bermuatan besar, agar lingkungan tetap aman dan masyarakat merasa nyaman saat beraktivitas di sekitar jalan permukiman(30/04/2026)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *