Berita  

Pengunjung Pantai Coastal Area “Dapat Bonus Konser”, Tapi Malah Bikin Pusing Kepala

Karimun – Niat hati ingin duduk santai menikmati suasana di tepi Pantai Coastal, sejumlah pengunjung justru mengaku mendapat “bonus hiburan” yang tidak selalu diharapkan, yakni kehadiran pengamen yang dinilai cukup mengganggu.

Berdasarkan pantauan di lapangan(13/04), para pengamen terlihat aktif mendatangi pengunjung satu per satu sambil bernyanyi. Sekilas memang seperti hiburan gratis, namun bagi sebagian pengunjung, situasinya jadi agak canggung karena lagu tetap berjalan meski sudah diberi kode penolakan halus.

Berbagai “jurus” penolakan pun dilakukan, mulai dari senyum tipis, geleng kepala, hingga pura-pura sibuk dengan ponsel. Namun, upaya tersebut kerap tidak menghentikan aksi bernyanyi yang tetap lanjut sampai selesai, layaknya konser mini tanpa tombol skip.

Salah satu pengunjung berinisial DN mengaku sering berada di posisi serba salah. “Kadang kite dah kasi kode maaf supaye tak dilanjutkan, tapi tetap diteruskan. Nak nolak pun tak sedap, nak didengar pun bukan sedap,” katanya DN yang sedang asyik bermain game bersama rekannya.

Tak hanya itu, ada pula fenomena yang bikin pengunjung mengernyitkan dahi. Beberapa pengamen disebut langsung “closing cepat” setelah menerima uang, meski lagu yang dibawakan belum sampai bagian akhir. Alhasil, penonton hanya bisa menebak-nebak sendiri bagaimana ending lagunya.

Kondisi ini membuat pengalaman bersantai di pantai sedikit berubah. Dari yang awalnya ingin menikmati suasana tenang, pengunjung justru merasa seperti menjadi penonton acara musik dadakan.

Seiring meningkatnya jumlah pengunjung di kawasan tersebut, masyarakat berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk menata aktivitas pengamen. Harapannya sederhana, agar Pantai Coastal tetap jadi tempat healing, bukan tempat uji dilema antara enak hati dan ingin tenang.

Penulis: RezkhaEditor: Rezkha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *