Karimun – Insiden tragis terjadi di kawasan Pantai Pelawan, Kabupaten Karimun, Minggu (3/5/2026), yang melibatkan seorang ayah dan anak saat berenang di area pantai. Dalam peristiwa tersebut, sang ayah dilaporkan meninggal dunia setelah berupaya menyelamatkan anaknya yang diduga terlebih dahulu mengalami kondisi lemas di perairan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui merupakan warga Sidorejo, Teluk Air, Kabupaten Karimun. Peristiwa bermula ketika sang anak tengah berenang dan diduga mengalami kelelahan hingga kesulitan menyelamatkan diri. Melihat kondisi tersebut, sang ayah segera berupaya memberikan pertolongan. Namun nahas, upaya penyelamatan itu berujung petaka setelah sang ayah turut mengalami kondisi lemas dan tenggelam.
Kejadian tersebut sontak mengundang kepanikan warga yang berada di sekitar lokasi. Sejumlah masyarakat dengan sigap memberikan pertolongan darurat menggunakan kemampuan dan peralatan seadanya. Warga berusaha mengevakuasi korban dengan mengangkat tubuh serta membalikkan posisi badan korban guna membantu mengeluarkan air yang diduga masuk ke saluran pernapasan.

Upaya penyelamatan berlangsung penuh harapan. Namun, sang ayah tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara sang anak berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan langsung dilarikan ke RSBT Karimun untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Bapaknye tak pandai berenang, tapi naluri seorang ayah, nampak anak lemas siape yang tak panik, terjun lah langsung, rupenye tak sempat selamatkan anaknye, kite doakan saje semoge anaknye cepat sadar, dan ayahnye Husnul khotimah” ujar KN pengunjung pantai pelawan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai maupun perairan. Faktor keselamatan, pengawasan terhadap anak, serta kondisi arus dan cuaca laut perlu menjadi perhatian guna meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan serupa.
Warga juga berharap adanya peningkatan fasilitas keselamatan dan pengawasan di kawasan wisata pantai agar insiden serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.












