Karimun – Momen bersejarah tercipta di Desa Pangke Barat, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, dengan dilaksanakannya panen padi perdana oleh Kelompok Tani (Poktan) Barokah yang dipimpin oleh Pak Cakra.
Kegiatan panen ini dipimpin langsung oleh Ketua Poktan Barokah, Pak Cakra, bersama para anggota kelompok tani serta masyarakat setempat. Sejak pagi hari, para petani tampak antusias turun ke sawah untuk memanen hasil kerja keras mereka selama beberapa bulan terakhir.

Panen ini menjadi yang pertama kalinya dilakukan di kawasan Tanjung Balai Karimun, tepatnya di Desa Pangke Barat. Hal ini menandai hadirnya lahan persawahan produktif di wilayah yang selama ini lebih dikenal dengan aktivitas pesisir dan perdagangan. Kegiatan ini pun disambut antusias oleh para petani dan masyarakat yang turut hadir menyaksikan langsung proses panen.
Pak Cakra menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan panen perdana tersebut. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, semangat, dan kekompakan para anggota Poktan Barokah sejak proses pengolahan lahan hingga masa panen.

“Ini adalah sejarah bagi kami. Sawah pertama di Tanjung Balai Karimun akhirnya bisa panen. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk pengembangan pertanian ke depan,” ujarnya.
Panen perdana ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan kelompok tani, tetapi juga membuka harapan baru bagi pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Karimun. Kehadiran sawah produktif di wilayah ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa sektor pertanian di wilayah Pangke Barat masih memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Dengan dukungan dan semangat para petani, hasil pertanian ke depan diharapkan semakin meningkat.
Masyarakat setempat pun menyambut baik kegiatan ini. Mereka berharap panen bersama seperti ini dapat terus dilakukan sebagai tradisi yang memperkuat solidaritas serta meningkatkan kesejahteraan petani.
“Lokasinya disesudah persimpangan 4 jalan menuju PT.saipem, proses tanamnya dimulai dari bulan Januari sampai sekarang udah bisa dipanen, terhitung kurang lebih 3 bulan MasyaAllah, tak terasa seperti baru kemarin nandur, sekarang sudah panen saja padinya” tutur salah seorang warga setempat.
Panen padi bersama Poktan Barokah ini menjadi simbol nyata bahwa dengan kebersamaan dan kerja keras, hasil yang baik dapat diraih demi kemajuan pertanian di Kabupaten Karimun.
Dengan adanya panen perdana ini, masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait dapat terus memberikan dukungan, baik dari segi sarana, prasarana, maupun pembinaan, agar sektor pertanian di Karimun semakin berkembang dan berkelanjutan (25/04/2026).












