Berita  

Kerukunan Pemuda Karimun melakukan pengelolaan Ojek Konvensional

Karimun – Di tengah ketatnya persaingan usaha, Kerukunan Pemuda Karimun hadir dengan gagasan pengelolaan manajemen transportasi sebagai bentuk perhatian terhadap pengemudi ojek konvensional yang mangkal di Pelabuhan KPK. Para pengemudi ini diketahui telah beroperasi jauh sebelum pelabuhan dibangun, bahkan sebelum hadirnya layanan transportasi berbasis aplikasi.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata solidaritas pemuda dalam merespons tantangan ekonomi yang dihadapi pekerja sektor informal, khususnya di tengah persaingan transportasi modern yang semakin ketat.

Atas inisiatif tersebut, Kerukunan Pemuda Karimun melakukan penataan dan pengelolaan sistem transportasi bagi para pengemudi ojek konvensional yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas di pelabuhan. Para pengemudi mengaku pendapatan mereka mengalami penurunan signifikan seiring perubahan pola transportasi masyarakat dan meningkatnya penggunaan layanan online.

Perwakilan Kerukunan Pemuda Karimun menyampaikan bahwa penataan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna transportasi. Penumpang cukup menunggu di depan pintu, kemudian akan dijemput oleh ojek dengan tarif yang jelas dan kompetitif. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat mengurangi kesemrawutan di area pelabuhan.

Upaya tersebut juga menjadi bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan mata pencaharian masyarakat kecil. Para pengemudi ojek konvensional dinilai sebagai bagian penting dari ekosistem transportasi lokal yang perlu tetap diberdayakan.

“Kami hadir sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas. Mereka adalah saudara kita yang perlu mendapat perhatian, terutama dalam menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu,” ujar Marta Lapena Putra selaku Ketua Harian Ormas KPK.

Para pengemudi ojek konvensional berharap adanya perhatian lebih dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, agar dapat menghadirkan kebijakan yang berpihak serta memberikan ruang bagi mereka untuk tetap mencari nafkah.

Aksi ini pun mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Banyak pihak menilai langkah Kerukunan Pemuda Karimun sebagai contoh konkret peran pemuda dalam menjaga keseimbangan sosial dan ekonomi di tengah dinamika perkembangan zaman.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat memperoleh kesempatan yang sama dan adil dalam mencari rezeki.

(21/04/2026)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *